Selasa, 17 November 2015

EVOCA

GOOD MORNING GOOD PEOPLE !
So cold this morning, am I right ?
For this morning, I will share my experience about last friday :)
Guess what I do last friday? 
I'll answer you.... NOW !!!


YUP !
Last friday, November 13th 2015, DUC proudly present post competition concert 3rd Karang Turi Choir Games ! I'll tell you one by one :)

After join that competition, we make a post concert for show up our performance especially our performance in Karang Turi, last Thursday - Friday (November 5th & 6th). We sing many song from many country from all continent in this world ! Asian, American, Europe, Australia, Africa there are sang by us. Total the song we sing are 14 songs. But, no all member sing every song. We divide it with 2 shift for 4 session. I sing at 2nd and 3rd session and we are singing all member at opening and closing. in the opening, we sing a song entitled William Over tune. After that, in 1st session, we sing 4 songs, the songs are folklore category, there are Cublak - Cublak Suweng, Angin Mamiri, Tak Tong Tong from Indonesia and Minoy Minoy from Hawaii. Then, in 2nd session, we sing 3 song, the songs are mixed from many country and have different meaning. First, we sing about love song, "When I fall in love", next "Tsunangari" has sad meaning and the last is "Zikr" . In 3rd session, we sing our competition songs, there are 3 songs, "O magnum Mysterium, Exultate Deo and Gloria Patri". The last session, we sing 2 song, but I am so sad, I didn't sing in this partr, because my favorite song, "Mae-e" is in this session. This song have deep meaning that make me feel touched and make me flashback with my memories. OK back to the concert, in closing, we sing 1 song, that entitled "Lementation of Jeremiah". I think this song is very good if showed in last performance. because this song have something that make we never forget this concert.

I am so satisfied, after pass the process that no have short time. We prepare this event spent a long time, maybe almost 1 year and I am so proud with myself and DUC for this best result. I am grateful be a member of DUC. I love you DUC. I hope we can raise our next dream and target !

and for the last time !
thank you my friend, my Gita Kawiswara FK :)
Thanks for your arrival in my concert. love youuuu :*




Senin, 16 November 2015

STRES & KOPING PADA KEHAMILAN REMAJA

Hai sahabat -sahabatku.
Kemarin kita sudah membahas tentang kehamilan dan kehamilan pada usia remaja kaaan..
Nah, kali ini aku bakal sampein informasi tentang stres & koping stres pada kehamilan remaja.
Please help yourself :)

STRES & KOPING STRES PADA KEHAMILAN REMAJA
Menjadi seorang ibu bukanlah tugas yang mudah. Stres sangat mudah timbul dan menyereang para ibu. Apalagi pada ibu muda yang masih berusia remaja.

Wanita yang menikah, pada umumnya akan segera memiliki anak dan bertambah peran menjadi ibu. Remaja pun masuk pada tahap pernikahan childbearing, yang mana akan ada beberapa tugas perkembangan sebagai istri dan ibu yang tumpang tindih dengan tugas perkembangannya sebagai remaja sehingga remaja akan mendapatkan beban yang lebih besar untuk menyelesaikan tugas di tahap ini. Padahal remaja adalah masa dimana manusia berada pada tahap untuk menemukan identitasnya sebagai individu, siapa dia, apa saja yang berkaitan dengan dirinya, dan apa yang dikerjakan sepanjang hidupnya. Selain tugas perkembangan yang tumpang tindih mengenai identitas remaja juga mengalami dua masa transisi sekaligus pada fase ini. Fase childbearing merupakan masa transisi pasangan suami istri menjadi orang tua. Transisi ini membawa perubahan besar bagi peran, tanggung jawab, dan identitas pria maupun wanita. Remaja juga merupakan masa transisi dari seorang anak menuju orang dewasa yang melibatkan berbagai perubahan dari aspek biologis, kognitif, dan sosioemosional.

Bagi seorang remaja yang baru pertama kali mengalami kehamilan, hal ini merupakan keadaan yang relatif baru. Karena kehamilan akan menyebabkan perubahan, baik perubahan fisik maupun psikologis selama masa kehamilan. Perubahan-perubahan tersebut bisa menjadi stressor dalam kehidupan. Perubahan selama kehamilan, kecemasan dan faktor ekonomi bisa menjadi sumber stress. Ibu yang berada pada usia remaja akan mendapatkan beban tugas perkembangan di tahap childbearing yang lebih besar daripada ibu berusia dewasa. Keadaan yang baru  dan dengan usia yang belum mencukupi standard menikah akan membuat ibu berusia remaja mengalami stres yang berpengaruh pada penyesuaian pernikahannya.  Menurut Lazarus dan Folkman (1986), tugas perkembangan yang saling tumpang tindih memunculkan keadaan stressful bagi ibu berusia remaja karena jumlahnya banyak (overload). Tugas yang banyak (overload) merupakan salah satu situasi yang memunculkan stres. Keadaan stres tidak hanya dialami oleh sang istri, namun juga bisa berdampak pada suami. Menurut Bodenmann pada tahun 2005, stress yang dialami oleh pasangan secara negatif akan mempengaruhi kualitas pernikahan mereka sendiri. Berikut ada 3 cara pengaruh stres yang akan mengganggu pernikahan, yaitu : stres mempengaruhi komunikasi pasangan, mengurangi waktu bersama dengan pasangan, dan meningkatkan masalah kesehatan.

Coping merupakan suatu proses yang dilakukan oleh individu untuk mencoba mengelola stres yang dialaminya dengan cara tertentu, berikut ujar Sarafino (2006). Sedangkan perilaku coping menurut Chaplin (2006) adalah suatu perilaku dimana individu melakukan interaksi dengan lingkungan sekitarnya dengan tujuan menyelesaikan tugas atau masalah. Flokman dan Lazarus (Sarafino, 2006) secara umum membedakan bentuk coping dalam dua klasifikasi yaitu :
a. Problem Focused Coping (PFC) adalah merupakan bentuk coping yang lebih diarahkan kepada upaya untuk mengurangi tuntutan dari situasi yang penuh tekanan.
b. Emotion Focused Coping (EFC) merupakan bentuk coping yang diarahkan untuk mengatur respon emosional terhadap situasi yang menekan. Individu dapat mengatur respon emosionalnya dengan pendekatan behavioral dan kognitif.
Sumber koping selama kehamilan pada usia remaja berasal dari internal dan eksternal (Barnet, 1996). Sumber koping internal yaitu keyakinan positif. Keyakinan positif menjadi sumber daya psikologis yang sangat penting seperti keyakinan kepada Tuhan (Stuart, 2001). Sumber koping eksternal yang didapatkan partisipan berasal dari keluarga, tenaga kesehatan dan teman.

Bentuk dukungan yang didapatkan remaja yang hamil di usia remaja sama halnya dengan sumber koping, yang mana sumber koping tersebut dibagi menjadi 2, yaitu internal dan eksternal. Bentuk dukungan internal yang didapatkan partisipan adalah dari diri sendiri dan keluarga. Menurut Friedman (2003), bentuk dukungan dapat berasal dari perilaku individu itu sendiri, yaitu dengan mengembangkan rencana alternatif untuk menghadapi situasi yang sedang dialami. Dukungan dalam keluarga itu berupa kemampuan memberikan penguatan satu sama lain dan kemampuan menciptakan suasana memiliki, sehingga dukungan keluarga merupakan sumber kekuatan bagi remaja hamil (Craven, 2009). Sedangkan dukungan eksternal merupakan dukungan sosial berupa mencari dukungan atau bantuan dari teman atau keluarga jauh , berikut pendapat menurut Rasmun (2004). Selain individu itu sendiri, teman dan keluarga, dukungan lain yang berperan adalah tenaga kesehatan yang berada di lingkungan sekitar tempat tinggal karena lokasi pelayanan kesehatan tempat petugas kesehatan bekerja mudah dijangkau (Stuart, 2001).

Mekanisme koping kehamilan pada usia remaja yang digunakan oleh kebanyakan remaja adalah mekanisme koping yang adaptif, yaitu apabila seseorang dapat menceritakan secara verbal tentang perasaannya, ujar Craven (2009). Koping adaptif tersebut dapat berupa seperti bercerita kepada orang lain, mencari hiburan, mencari pengobatan dan beristirahat. Namun koping yang maladaptif terkadang masih dilakukan sebagai bentuk pelarian dari kecemasan atau masalah yang dihadapi, ini merupakan koping negatif dan akan berdampak negatif baik pada individu tersebut maupun orang lain, karena pengertian koping maladaptif itu sendiri menurut Struart (2001) adalah suatu keadaan dimana individu menghindar dari kecemasan atau masalah yang dihadapi, sehingga masalah tersebut tidak terpecahkan.

Manfaat koping efektif kehamilan pada usia remaja yang paling efektif adalah strategi yang sesuai dengan tujuan koping itu sendiri. Keberhasilan koping lebih tergantung pada penggabungan beberapa koping dan sesuai dengan ciri dari masing-masing sumber stres. Penggabungan koping yang dimaksud adalah penggabungan antara emotion focusing coping dan problem focusing coping (Craven, 2009)

Kemudian pada kasus remaja yang hamil diluar nikah, mereka berada pada kondisi yang sulit dan dirugikan, disamping harus berjuang menghadapi berbagai situasi sulit tersebut untuk melanjutkan kehidupan yang lebih baik, menjadi seorang ibu dan istri sekaligus. Maka, dibutuhkan kemampuan untuk bisa bertahan dan pulih untuk bangkit dari segala situasi yang menyulitkan, dan kemampuan tersebut dinamakan resiliensi. Menurut Benard dalam Krovetz pada tahun 1999, resiliensi adalah sebuah kemampuan untuk memantul atau bangkit kembali dari situasi yang menekan dan penuh resiko. Dalam pelaksanaan resiliensi sangat dibutuhkan koping, untuk mendorong dan mempercepat prosesnya.  


Selasa, 10 November 2015

KEHAMILAN REMAJA


Pada kesempatan kali ini, saya akan memberikan sedikit informasi mengenai kehamilan yang terjadi pada usia remaja. Berikut pembahasannya, 

KEHAMILAN
kehamilan itu bisa merupakan sebuah berita baik maupun berita buruk bagi dirinya dan keluarganya. Pada beberapa masyarakat memegang kebudayaan untuk menikahkan anaknya pada usia muda, namun mereka tidak mengerti apa dampak dari masalah tersebut. Selain karena budaya, banyak masyarakat Indonesia yang melakukan hubungan seksual di luar nikah(seks bebas) dan mengakibatkan mereka hamil. Kurangnya pendidikan seksual dan iman pada masyarakat dapat menjadikan kehamilan yang tadinya merupakan sebuah berita yang membahagiakan semua orang menjadi berita buruk. Hamil itu tidak bisa terjadi begitu saja, semua itu harus dipersiapkan dengan baik dan benar. Perlu persiapan - persiapan khusus agar proses kehamilan bisa berjalan dengan lancar dan aman, ini berlakau baik untuk sang ibu maupun sang bayi. 

KEHAMILAN PADA REMAJA

Kehamilan pada remaja itu secara medis adalah sebuah masalah yang terjadi pada kalangan wanita. menurut Santrock (2011), usia remaja dimulai pada usia 10 hingga 12 dan akan berakhir pada usia 18 hingga 21 tahun. namun, usia minimal seseorang menikah menurut standard BKKBN adalah 20 tahun. dengan usia yang belum memenuhi kritreria untuk hamil, namun dipaksa untuk hamil akan menimbulkan masalah - masalah fisik atau mental. angka kehamilan pada remaja saat ini sangatlah tinggi, angka tersebut melejit dengan cepat.

Apa hal yang menyebabkan terjadinya peningkatan angka kehamilan remaja tersebut ?
Kita sebagai perawat yang memiliki tugas sebagai edukator dalam pendidikan kesehatan wajib memberikan ilmu kepada masyarakat tentang betapa pentingnya persiapan sebelum menjalani masa kehamilan. Baik dari sang istri maupun suami. Semua harus dipersiapkan menurut standar yang ada, agar masalah dalam bidang sistem reproduksi manusia bisa menurun. Kita sebagai tenaga kesehatan pemberi pendidikan kesehatan bertugas untuk mencegah adanya kesalahan dan kelainan agar masyarakat lebih sehat dan terhindar dari masalah - masalah kesehatan. Berusaha menjaga mereka agar tidak sakit dan menjadikan mereka masyarakat yang cerdas dan mandiri.

Apa KOMPLIKASI yang terjadi pada kehamilan remaja ?

Kehamilan pada usia remaja sangat rawan dan mendatangkan beberapa komplikasi. Komplikasi tersebut seperti, persalinan prematur, berat bayi lahir yang rendah (BBLR) dan kematian perinatal (Sarwono,2005)

MY SUPER FAMILY

HALOOOO
sudah seminggu nih ngga muncul di blog. udah pada kangen yaa denger cerita aku :)
Kali ini aku bakal cerita tentang 
"MY SUPER FAMILY, DUC" 

Apa sih itu DUC ?

Yup !

DUC itu Diponegoro University Choir. Kalian para mahasiswa UNDIP pasti tau kan apa itu PSM UNDIP ? DUC itu sama dengan PSM UNDIP, alias PADUAN SUARA MAHASISWA UNDIP. 
Aku adalah seorang anggota dari UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) dari kampusku tercinta UNDIP. UKM yang aku ikuti ini adalah UKM Paduan Suara Mahasiswa yang berlaku untuk seluruh mahasiswa UNDIP dari seluruh jurusan yang berasal dari seluruh fakultas. Semua mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengikutinya. Namun kesempatan ini hanya dimiliki oleh mahasiswa tingkat 1 dan tingkat 2 saja. Seperti layaknya pendaftaran perguruan tinggi pada umumnya. 

Sudah hampir setahun aku bergabung di DUC. Berbagai pengalaman sudah aku dapatkan, namun itu tidak sebanding dengan kakak - kakak diatasku, yaitu angkatan 42 keatas. Aku masuk sebagai angkatan 43. Disini aku diajarkan banyak hal. Bagaimana menghadapi suatu masalah bersama, perbedaan yang sangat beragam, menyatukan perbedaan - perbedaan tersebut menjadi satu kesatuan, menghadapi hambatan - hambatan yang membuat kita tidak bisa datang untuk latihan, berlatih memanajemen waktu dengan baik dan lain - lain. nilai - nilai tersebut tidak terhingga, tak terhitung karena saking banyaknya. Aku sangat bersyukur bisa masuk dalam PSM UNDIP. Aku bisa belajar karakter manusia dari berbagai jurusan, bisa bekerja sama, berteman dan saling mengerti satu sama lain. Dan alhamdulilah, setelah mengikuti lomba yang diadakan di Karang Turi National School kemarin pada tanggal 5-7 November 2015, kami berhasil mendapatkan medali emas, dengan peringkat ketiga untuk kategori MIXED dan peringkat kedua untuk kategori FOLKLORE. PUJI TUHAN bisa mendapatkan syukur nikmat setelah menjalani perjalanan yang cukup berat. Dan Jumat minggu ini kami akan mengadakan sebuah konser pasca lomba Karang Turi Choir Games yang ketika kemarin. Konser diadakan di gedung Prof. Soedarto Tembalang di Kampus UNDIP tercinta.
so ! come and get your seat ! limited seat !!
you'll get amazing performance from us !



Selasa, 03 November 2015

MY LOVELY FAMILIY

HI!
NICE TO MEET YOU
see you again with me :)
now I will explain you about my family. I have a greatest family. there are My mom, my dad, my brother and I. I'm so happy live in this family, because I didn't need many people again for give me warmth. Just them can give me pleasure at my own home. First, my mother, she is the best mother in my life. Although she always reprimand me, but she really love me so much, so do I. After that, my dad. he is a quiet man. Despite he is so quiet, in fact he really care of me and my brother. he just doesn't show it. The last is my brother, he is so naughty and always humiliate me. He always makes me annoyed. But, in reality, my mom and his girlfriend are told me, if his words is wrong. He just do what should he do like a kind brother, but with different delivery. Actually, kadang aku sering merasa kesal jika ia sudah menghina bahkan mengejekku dengan berbagai ucapannya, walaupun maksutnya baik.


Hi !
Welcome to my blog !!!! 
my name is Maida Yuniar Benita, you can call me Maida or Mae or Nita. in my home, I usually called Nita, but in my school I usually called Maida and now in college I called Mae. Too many epithet do I have hahaha. Now I study at Nursing Science of Diponegoro University Semarang. I start it since 1 year ago, 2014. Before it, I study at SMA NEGERI 1 PURWOKERTO, yeah it about 5 till 7 hours from Semarang. 
OK I think that all about me, I'll tell you about me again later :)
PLEASE ENJOY MY BLOG :D